Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Pemilu Inklusif, Bawaslu Manggarai Gandeng Yayasan St. Damian Cancar

bws

Ruteng — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Manggarai terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan pengawasan Pemilu yang inklusif. Langkah ini ditegaskan melalui koordinasi strategis dengan Yayasan St. Damian Cancar guna mempersiapkan kerja sama dan sosialisasi pengawasan partisipatif bagi kelompok penyandang disabilitas pada Rabu (15/04/2026).

Anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai, Yohanes Manasye menjelaskan, koordinasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan keterlibatan aktif kelompok disabilitas dalam setiap tahapan Pemilu. Menurutnya, partisipasi kelompok ini sangat krusial bagi kualitas demokrasi.

"Kami memandang partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok disabilitas, adalah fondasi penting dalam menjaga demokrasi. Oleh karena itu, sosialisasi khusus bagi mereka akan terus kami galakkan," ujar Yohanes.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah poin teknis, di antaranya rancangan nota kesepahaman, penentuan waktu pelaksanaan kegiatan, dan teknik sosialiasi yang ramah disabilitas.

Ketua Yayasan St. Damian Cancar, Sr. Beatrix Sero, SSpS, menyambut hangat inisiatif ini. Namun, ia juga menyoroti kendala klasik yang sering dihadapi para penyandang disabilitas di yayasannya, yakni terkait kepemilikan dokumen kependudukan.

Sr. Beatrix mengungkapkan bahwa banyak pemilih pemula di Yayasan St. Damian yang hingga kini belum memiliki KTP-el, salah satu dokumen yang dibutuhkan untuk pemenuhan hak warga negara, termasuk hak pilih.

"Harapan kami ada solusi nyata bagi pemilih disabilitas, terutama soal dokumen kependudukan, agar hak suara mereka tidak hilang begitu saja saat Pemilu nanti," tegas Sr. Beatrix.

Ia juga menambahkan bahwa pada periode Pemilu sebelumnya, para penyandang disabilitas di Yayasan St. Damian telah menunjukkan peran aktif, bahkan terlibat langsung sebagai penyelenggara Pemilu di TPS yang berlokasi di dalam lingkungan yayasan tersebut. 

Penulis: Gaudensius Tarung
Foto: Irenius C Prasetio