Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Pemilu Berintegritas, Gerindra Manggarai Dukung Eksistensi Bawaslu

hjvjhjh

RUTENG — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Manggarai menegaskan komitmennya untuk mendukung keberadaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjaga integritas dan kualitas demokrasi di tanah Manggarai.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Manggarai, Adrianus Sahadun, menegaskan saat menerima kunjungan Bawaslu Kabupaten Manggarai di sekretariat partainya yang terletak di Jalan Melati, Ruteng pada Selasa (28/4/2026).

“Keberadaan Bawaslu sangat penting untuk pelaksanaan Pemilu. Dengan kehadiran Bawaslu, pelaksanaan Pemilu di republik ini menjadi lebih jujur dan adil. Kehadiran Bawaslu juga sangat penting untuk menjaga netralitas pada saat pelaksanaan Pemilu,” kata Adrianus.

Kunjungan Bawaslu ke markas Gerindra ini merupakan bagian dari agenda Konsolidasi Demokrasi sesuai Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026. Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Manggarai, Fortunatus Hamsah Manah, Marselina Lorensia, dan Yohanes Manasye menyambut baik dukungan tersebut demi menciptakan iklim demokrasi yang sehat.

"Agenda konsolidasi demokrasi ini sangat penting untuk mengidentifikasi serta memetakan isu-isu demokrasi dan kepemiluan aktual yang tengah berkembang di masyarakat," ujar Fortunatus.

Sementara itu, Anggota Bawaslu, Marselina Lorensia, mengingatkan pentingnya pemutakhiran data partai politik pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol). Ia mengimbau Partai Gerindra agar segera merapikan data, terutama berkaitan dengan kepengurusan, alamat sekretariat, dan keanggotaan terutama bagi anggota yang telah beralih status profesi menjadi ASN.

"Jika ada anggota partai politik yang sekarang sudah lulus menjadi PPPK atau CPNS, segera hapus dari daftar keanggotaan. Jangan sampai status mereka menjadi temuan pelanggaran administrasi di kemudian hari,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Yohanes Manasye, juga mengajak Partai Gerindra untuk aktif terlibat dalam pengawasan partisipatif. Terutama pada masa non-tahapan ini, salah satu fokus utama pengawasan adalah pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

"Kami berharap Partai Gerindra juga berpartisipasi dalam melaporkan perubahan data pemilih, seperti adanya pemilih baru, meninggal dunia, hingga pindah domisili, guna memastikan akurasi data saat pleno di KPU," harap Yohanes.

Partai Gerindra menyambut positif arahan Bawaslu sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme partai, menghindari pelanggaran administrasi di masa depan serta meningkatkan pengawasan partisipatif. 

Penulis: Yohanes P. M. Mami
Foto: Humas BKM