Sekjen Bawaslu Ingatkan Pentingnya Kewarasan dan Adab bagi ASN Baru
|
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Bawaslu, Ferdinan Eskol Tiar Sirait melantik lebih dari 1.000 Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru di lembaga itu pada Selasa (19/05/2026). Pelantikan dilakukan secara luring di Jakarta untuk pegawai yang bertugas di pulau Jawa dan secara daring untuk yang bertugas di luar pulau Jawa.
Usai melantik, ia mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) Bawaslu mesti menjaga kewarasan dan adab.
“Dalam kehidupan kalian, waras itu penting. Layaknya beribadah, cara orang bekerja adalah waras. Jadi hanya orang-orang waras yang bisa berpikir dengan waras, tidak usah berpikir yang aneh-aneh,” ujar Ferdinand.
Terkait kewarasan, Ferdinand ingatkan ASN bahwa karakteristik Bawaslu berbeda dengan kementerian dan lembaga lain karena memiliki sistem kerja bersama komisioner sebagai penyelenggara Pemilu. Oleh sebab itu, para ASN diminta berhenti membanding-bandingkan Bawaslu dengan instansi lain dan mulai membangun kebanggaan terhadap lembaga tempat mereka bekerja.
Terkait adab, Ferdinand menekankan pentingnya sikap menghormati atasan maupun rekan kerja. Ia bahkan menekankan agar adab menjadi bagian penting dalam budaya organisasi.
“Ada adab di atas ilmu. Biasakan menyapa dengan baik dan menjaga sopan santun dalam bekerja,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh ASN baru untuk menjaga kesehatan mental, membangun komunikasi yang sehat, dan tidak mudah membesar-besarkan persoalan. Ferdinand juga berpesan agar para ASN baru mengambil teladan baik dari para senior dan meninggalkan hal-hal buruk yang tidak patut dicontoh.
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja yang menyampaikan pesan setelah Ferdinand, juga mengingatkan pentingnya membangun hubungan kerja yang baik antara ASN dengan pimpinan lembaga maupun anggota Bawaslu di setiap tingkatan. Budaya saling menyapa dan menghormati di lingkungan kerja, menurutnya, perlu terus dibangun sebagai bagian dari etika birokrasi.
Menutup arahannya, Ketua Bawaslu mengajak seluruh ASN menjaga profesionalitas, disiplin, serta integritas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu demi memperkuat kelembagaan Bawaslu ke depan.
Penulis: Irenius C Prasetio
Foto: Humas BKM