Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Ingatkan ASN Jauhi Pinjol dan Judol

HGFCKHLKJ

Ketua Bawaslu Republik Indonesia saat menyampaikan sambutannya usai pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Bawaslu di Jakarta pada Selasa, (19/05/2026).

JAKARTA – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rahmat Bagja mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga itu untuk menjauhi pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol).

Hal itu disampaikan Bagja dalam sambutannya usai pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Bawaslu di Jakarta pada Selasa (19/05/2026).

Bagja mengungkapkan adanya kasus ASN yang menggunakan nomor pejabat negara  sebagai penjamin pinjol. Bahkan terdapat pula ratusan ASN yang terindikasi terlibat judol berdasarkan deteksi Badan Siber Nasional.

“Tahun 2023–2024 ada sekitar 300 ASN yang diduga bermain judi online. Semuanya sudah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.

Demi menghindari dua hal tersebut, ia mengingatkan ASN agar menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan ekonomi serta menghindari perilaku konsumtif.


Jaga Kewarasan

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Tiar Eskol Sirait juga mengingatkan PNS baru agar menjaga pola hidup sederhana dan tidak terjebak gaya hidup konsumtif yang dapat berujung pada persoalan keuangan, termasuk jeratan pinjol.

Ferdinand menekankan pentingnya menjaga “kewarasan” dalam menjalani kehidupan sebagai aparatur sipil negara. Menurutnya, status sebagai PNS bukan berarti memiliki kemampuan finansial tanpa batas.

“Pergunakan uang kalian baik-baik. Tidak usah menggunakan uang melebihi kapasitas kalian,” ujarnya.

Ia menyoroti maraknya pengaruh media sosial, podcast, hingga konten gaya hidup yang kerap mendorong generasi muda untuk memaksakan diri mengikuti tren konsumtif. Kondisi tersebut dinilai dapat menjadi pintu masuk persoalan finansial, termasuk ketergantungan terhadap pinjol.

“Jangan karena teman beli sesuatu lalu kalian ikut beli. Jangan memaksakan gaya hidup. Seorang PNS bukan profesi yang membuat kalian tiba-tiba kaya raya,” tegasnya.

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan hidup seorang ASN, mengingat masa pengabdian sebagai PNS berlangsung panjang hingga usia pensiun.

Pelantikan PNS lingkup Bawaslu dilakukan secara luring dan daring melalui aplikasi zoom meeting. Dua di antara PNS yang dilantik merupakan staf Bawaslu Kabupaten Manggarai, yakni Modablofel Julines dan Khumairoh Fika Nurhabibah. 
 

Penulis: Irenius C Prasetio

Foto: Humas BKM