Melpi Ingatkan Kreativitas Publikasi Bawaslu Tak Abaikan Akurasi
|
KUPANG — Publikasi kehumasan Bawaslu mesti kreatif agar menarik perhatian publik. Namun kreativiitas penyajian konten tidak boleh mengorbankan akurasi informasi.
Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Melpi Minalria Marpaung menyampaikan hal itu saat menutup Rakor Pengelolaan Kehumasan, Peliputan dan Dokumentasi serta Informasi Publik Tahun 2026, Kamis (08/10/2026).
Melpi menegaskan, setiap konten yang dipublikasikan harus melalui verifikasi untuk memastikan kebenaran informasi, ketepatan narasi, dan kesesuaian istilah dengan aturan penyelenggaraan pemilu.
“Dan sebelum di-upload, pastikan juga diverifikasi kebenaran dan isinya. Jangan sampai pemaknaan narasi juga ada yang berbeda,” tegas Melpi.
Ia mendorong jajaran kehumasan mengemas informasi kelembagaan secara lebih modern dan menarik, terutama untuk menjangkau generasi muda. Namun, inovasi tersebut tetap harus mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku di Bawaslu.
“Kita boleh membuat semenarik mungkin, tetapi kita tidak boleh mengabaikan tata cara SOP yang ada,” tegasnya.
Melpi menyoroti potensi kekeliruan dalam publikasi, terutama terkait penyebutan tahapan dan istilah kepemiluan yang tidak sesuai dengan ketentuan. Karena itu, ia meminta setiap konten diperiksa dan disunting sebelum diunggah agar tidak menimbulkan kesalahan informasi atau perbedaan pemaknaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, publikasi Bawaslu bukan sekadar menghasilkan konten yang menarik perhatian, melainkan menyampaikan informasi yang benar mengenai tugas dan fungsi lembaga kepada masyarakat.
Ia juga mendorong pengelola kehumasan mengembangkan beragam sudut pandang pemberitaan agar publikasi tidak monoton. Kreativitas tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keberadaan dan kerja-kerja Bawaslu.
Melpi menegaskan, kreativitas dan akurasi harus berjalan beriringan agar media sosial Bawaslu menjadi sarana komunikasi publik yang menarik sekaligus dapat dipercaya.
Penulis : Humas BKM
Foto : Humas BKM