Lompat ke isi utama

Berita

Konten Bawaslu Mesti Menjawab Apa yang Ingin Diketahui Masyarakat

ytr86r976t

KUPANG — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mesti melakukan perubahan sudut pandang dalam menyajikan konten kehumasan. Tidak hanya berfokus pada kegiatan internal instansi, konten yang tersaji harus menjawab rasa ingin tahu dan kebutuhan publik terhadap peran Bawaslu.

Kreator konten Hilmiyatillah Mokhsen menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam rapat koordinasi pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi serta informasi publik yang digelar Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Kamis (08/10/2026).

Hilmi berbagi tips dan strategi kepada pengelola kehumasan Bawaslu kabupaten/kota se-NTT agar pengelolaan media sosial dan pembuatan konten pengawasan Pemilu lebih adaptif, menarik, serta dekat dengan masyarakat.

"Perlu ada pergeseran sudut pandang, bukan lagi sebatas apa yang dilakukan instansi, tetapi apa yang ingin diketahui masyarakat tentang Bawaslu. Konten harus dibuat menarik sejak tiga detik pertama agar audiens tidak langsung melewatinya," ujar Hilmi.

Penyajian materi diselingi diskusi dan sharing seputar tantangan pengelola kehumasan, seperti adanya rasa canggung untuk tampil di depan kamera dan dominasi figur pimpinan dalam konten-konten publikasi.

Hilmi mendorong pengelola kehumasan untuk lebih berani berinovasi, memanfaatkan potensi staf divisi lain, serta mengemas informasi pengawasan Pemilu dan aturan kelembagaan ke dalam format yang lebih kreatif tanpa mengabaikan batasan regulasi yang berlaku.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Amrunur Muh Darwan dan Melpi Minalria Marpaung serta dipandu oleh Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Siman Halisi. Ada pun peserta dari Bawaslu Kabupaten Manggarai mengikuti rakor tersebut secara daring.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi dan keterbukaan informasi publik sekaligus memperluas jangkauan edukasi pengawasan Pemilu kepada masyarakat luas. 

Penulis: Yanto Madi
Foto: Humas BKM