Kecermatan dan Ketelitian Jadi Kunci Pelaporan Keuangan Bawaslu
|
JAKARTA — Penyusunan dan penyampaian laporan keuangan triwulan III hendaknya dipersiapkan dengan baik dan matang. Hal ini penting agar pencatatan keuangan benar-benar dilakukan secara tepat dan berpedoman pada alur serta tata cara pelaporan.
Staf Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Bawaslu, Bernadus Setya Aji menegaskan hal itu dalam Rapat Pelaksanaan Rekonsiliasi, Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan Triwulan III Tahun 2026 pada Senin (12/10/2026).
Rapat daring ini diikuti oleh seluruh Staf Perencana dan Pengelola Keuangan Bawaslu seluruh Indonesia. Rapat bertujuan untuk mendukung kesiapan satuan kerja (satker) dalam penyusunan dan penyampaian Laporan Keuangan (LK) Triwulan III Tahun 2026.
Dalam mencapai tujuan tersebut, disampaikan beberapa hal penting yang harus dipedomani terutama oleh staf pengelola keuangan.
“Kegiatan hari ini sangat penting terutama berkenan dengan kesiapan pelaporan keuangan triwulan III agar lebih cermat dan teliti dalam melakukan pencatatan keuangan di setiap satker,” paparnya.
Lebih lanjut, Aji mengingatkan seluruh peserta untuk memperhatikan kembali alur dan tata cara pengisian formulir dan pelaporan keuangan. Sehingga dalam proses pengisian, tidak terjadi kekeliruan dan kesalahan yang berdampak pada pelaporan keuangan.
Selain itu, Aji juga mengingatkan terkait kelengkapan dokumen pendukung dalam penyusunan laporan keuangan. Dokumen-dokumen tersebut harus sudah disiapkan secara baik serta memastikan kembali agar semuanya sudah dinyatakan lengkap dan diverifikasi oleh pejabat terkait pada setiap satker.
Kegiatan ini diikuti oleh dua staf pengelola keuangan dari Bawaslu Manggarai yaitu Mario Mayolus Upe dan Khumairoh Fika Nurhabibah.
Penulis: Epin Solanta
Foto: Humas BKM