Bawaslu Manggarai Angkat Transparansi dan Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemilu Dalam Bawaslu Membelajarkan Volume 2
|
Ruteng,Bawaslu Manggarai - Program Bawaslu Membelajarkan dirancang sebagai ruang pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan kajian konseptual, pengalaman empiris, praktik baik (best practices), inovasi, serta berbagai isu strategis kepemiluan ke dalam proses pembelajaran yang terstruktur melalui penyusunan materi berbasis topik, penyampaian video pembelajaran, presentasi ilmiah, dan forum pembelajaran nasional.
Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia saat memandu kegiatan Bawaslu Membelajarkan tingkat Bawaslu Kabupaten Manggarai pada (Kamis, 13/08/2026).
Marselina mengatakan Program Bawaslu Membelajarkan diharapkan terbentuk ekosistem pembelajaran yang mampu memperkuat kompetisi teknis,manajerial, dan kelembagaan seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Manggarai.
"Melalui Bawaslu Membelajarkan kita semua bisa menghasilkan pengetahuan, praktik baik, dan referensi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pengawasan Pemilu dan Pemilihan menuju Tahun 2029. " ujarnya.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Manggarai ini juga menegaskan sesuai Surat Edaran Ketua Bawaslu RI Nomor 23 Tahun 2026 tentang Tahapan Awal Seleksi Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Manggarai dipercayakan mengangkat topik "Transparansi dan Akuntabilitas Penyelenggaraan Pemilu: Keterbukaan Informasi, Data Pemilu, dan Kepercayaan Publik".
"Kita menyusun desain pembelajaran, materi ajar dan video pembelajaran serta mempublikasikan seluruh kegiatan dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemilu. Ruang lingkup pembahasan meliputi keterbukaan informasi pada setiap tahapan pemilu, tata kelola dan pengelolaan data kepemiluan, aksesibilitas informasi bagi pemangku kepentingan, serta mekanisme pertanggungjawaban penyelenggara pemilu" tegas Marselina.
Marselina menambahkan topik ini juga mencakup analisis terhadap pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung transparansi, tantangan dalam pengelolaan dan perlindungan data, serta strategi penguatan akuntabilitas dan keterbukaan informasi guna meningkatkan kepercayaan publik, legitimasi hasil pemilu, dan kualitas demokrasi.
Selanjutnya Marselina berharap kerjasama dan dukungan penuh dari sekretariat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan program Bawaslu Membelajarkan ini.
"Saya berharap kita semua terlibat aktif untuk menyukseskan program ini sebagai bentuk tanggungjawab kita kepada masyarakat dan lembaga kita" tuturnya.
Sebagai arahan penutup, Marselina menyampaikan penyiapan dan pengumpulan dokumen juga menjadi langkah akhir pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Pastikan video, laporan publikasi, dan seluruh dokumen pendukung disampaikan sebelum batas waktu pengumpulan yang telah ditetapkan,” tutup Marselina.
Penulis : Gaudensius Tarung
Foto : Humas BKM